Kondisi Politik Indonesia yang Mendominasi Media Sosial

Kondisi Politik Indonesia yang Mendominasi Media Sosial

Kondisi Politik Indonesia yang Mendominasi Media Sosial

Kondisi Politik Indonesia – yang sekarang semakin didominasi melalui media sosial. Hampir setiap hari laman internet dibom dengan berita politik terhangat. Hal ini memang tak mengherankan karena Indonesia termasuk negara yang bebas untuk berpolitik, mengingat banyaknya partai-partai politik yang berdiri. Tentu saja dunia politik memiliki manfaat tersendiri karena sebagai tombak untuk mengemukakan pendapat rakyat. Salah satu aktivitas berpolitik yang kini sedang hangat terjadi adalah pemilihan umum, baik tingkat daerah, provinsi, maupun pemilu legislatif. Pesta demokrasi inilah yang membuat kalangan partai politik dengan gencar mempromosikan calonnya untuk maju dalam pemilu. Biasanya mereka menggunakan cara tertentu untuk melakukan orasi, seperti melalui media sosial. Inilah kondisi politik Indonesia yang kini mendominasi jejaring sosial.

Politik Indonesia

Saat ini, kalangan politikus justru tak mampu memberikan sebuah kesejukan di tengah gerahnya suasana politik yang berlangsung. Mengingat antara partai politik saling bertindak sinis demi memenangkan kekuasannya. Kebijakan inilah yang memicu cidera rasa keadilan publik karena diasaat kemiskinan dan kesenjangan sosial semakin marak terjadi. Sebenarnya, seperti apakah kondisi politik zaman dahulu dan zaman sekarang? Berikut ulasannya.

  • Politik Zaman Dulu

Dunia politik sudah ada sejak zaman periode pemerintahan Soekarno dan Suharto, sebagai spectrum politik nasional di masanya masing-masing. Soekarno yang menjadi figur ideologis dan ikon bagi PDIP, sedangkan Suharto masi laku memikat publik, dengan menampilkan Partai Golkar dan kini diadopsi oleh Partai Berkarya pimpinan Tommy Suharto. Politik zaman dulu memang terlihat adem ayem mengingat tidak adanya media sosial yang mempengaruhi rakyat. Jika kekuasaan pemerintah dirasa kurang sesuai maka rakyat akan berdemo, yakni mereka demo secara langsung bukan dengan sindiran apapun. Berbeda jika saat ini banyak yang anti politik berpendapat dengan cara menyindir kekuasaan pemerintah melalui media sosial sehingga memicu keributan.

  • Politik Saat ini

Kondisi politik Indonesia saat ini terus mengalami perkembangan yang memang sebetulnya bearah perbaikan. Namun penegakan demokrasi kerapkali ditemui kendala dalam setiap perjalannnya. Dengan adanya perbaikan tersebut, maka diharapkan arah perkembangan politik Indonesia menuju arah yang semakin baik. Syaratnya adalah dengan menggunakan alat dan kekuasaan secara bijak. Sayangnya, beberapa oknum politik nakal memanfaatkan kesempatannya di kursi panas untuk mencapai kekuasaan. Bahkan hal semacam ini sering terjadi pada saat pemilihan partai politik. Mereka hanya mementingkan kursi yang didapat dengan bayaran dan pengorbanan besar, baik melalui pikiran maupun material. Secara tidak langsung, maka rakyat yang menjadi korbann.

Cara Berpolitik

Kemiskikan tidak hanya dialami oleh kalangan dewasa, melainkan juga para pemuda penerus bangsa, seperti putus sekolah dan tindakan kriminal. Padahal para generasi muda Indonesia harus ikut andil, sehingga kondisi politik Indonesia dalam 5 atau 10 tahun ke depan dapat maju dan bebas dari korupsi. Namun seiring berjalannya waktu berpolitik melalui media sosial seakan semakin nge-trend demi mengelabuhi kaum anak muda agar ikut andi di dalamnya.

Politik Melalui Media Sosial

Politik Indonesia sekarang ini sedang mendominasi kepada para wacana di jejaring media sosial apapun seperti yang di manfaatkan oleh para oknum agen casino yang berkembang di indonesia saat ini. Kondisi politik yang justru menggambarkan bagaimana merebutkan kekuasaan. Para pejabat yang mempunyai kekuasaan meluapkannya dengan janji-janji saat berorasi dan akan dilupakan seiring berjalannya waktu. Rupanya berita semacam ini sering muncul di berbagai media sosial dan laman website. Seakan-akan mereka melupakan soal rakyat dan keadilan sosial. Sebenarnya, apakah berita tersebut benar atau hanya sekedar isu panas berpolitik agar bisa mencapai popularitas? Perlu disadari bahwa yang terpenting adalah tetap menjaga dan menjunjung tinggi keutungan bangsa Indonesia. Para pelaku politik mungkin sengaja melakukan orasi secara tidak langsung melalui media sosial. Mengingat saat ini zaman telah berubah ke dalam dunia digital, sehingga membuat orang lebih suka melihat internet. Jadi, jangan heran jika media sosial menjadi salah satu tempat untuk mengeluarkan pendapat berpolitik.

Pandangan Masyarakat terhadap Politik

Kondisi politik Indonesia cenderung ramai akan kasus-kasus yang dinilai jauh dari komitmen   untuk menjadikan aspirasi dan kehendak rakyat.  Pandangan masyarakat terhadap politik menjadi semakin buruk, karena pemerintah Indonesia yang tidak menjalankan kewajibannya sebagai wakil rakyat dengan baik.

Penyikapan Berpolitik

Beberapa orang memang bersikap terhadap politik acuh tak acuh, tetapi sebagian lagi menganggap dunia politik adalah hal yang sangat ideal untuk berpendapat, sehingga membuatnya terjun ke dalamnya. Bahkan naasnya bagi sebagian orang yang non-politik akan menganggap politik hanya sesuatu yang buruk demi mencapai kekuasaan. Apabila keadaan pemerintahan yang terus menerus seperti ini dibiarkan, maka tidak mustahil banyak rakyat yang tak percaya akan politik. Akibatnya menembulkan sikap apatis masyarakat terhadap kondisi sebuah negara. Bisa jadi mereka belum merasakan kinerja yang baik dari pemerintah yang memandang politik adalah buruk. Di sisi lain sikap para generasi muda Indonesia kini semakin diperkenalkan dengan politik yang sebenarnya. Hal ini bertujuan agar dikemudian hari mereka dapat menjadi penerus bangsa yang bertanggungjawab dan menjunjung nilai-nilai keadilan sosia. Karena itu, tak jarang kaum muda yang kini bergabung dengan ormas politik. Demikian ulasan singkat dari kondisi politik Indonesia yang memang didominasi oleh media sosial. Sebaiknya berita politik di internet kita lihat secara bijak, karena bisa jadi isu berita tersebut hanyalah hoak untuk menjatuhkan para parlemen partai politik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *